Properti : Rumah, Untuk tempat tinggal atau Investasi?
Sebagai pembeli rumah, tujuan paling utama adalah untuk didiami. Namun di masyarakat sekarang yang ada bukan hanya pembeli pertama ingin menjadikannya sebagai tempat tinggal, masih banyak lagi individu yang ingin membeli rumah kedua, ketiga untuk sarana investasi jangka panjang.
Mereka berharap akan mendapatkan penghasilan berupa sewa rumah. Dalam situasi di manapasar dalam keadaan baik, hasil dari sewa rumah atau properti lebih besar dari hasil yang diberikan oleh instrumen investasi deposito. Di lain pihak Anda juga akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual bila Anda memutuskan untuk menjual kelak. Menetapkan harga properti di saat siklus perubahan harga terendah atau tertinggi memang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang harus dipertimbangkan guna mencapai satu kesimpulan bahwa siklus dari harga properti sudah mencapai harga terendah atau tertinggi, di mana angka pertumbuhan penduduk yang pertama harus dilihat. Diikuti oleh penghasilan per kapita dan pertumbuhan perekonomian dari suatu negara.
Tingkat suku bunga juga harus dipertimbangkan karena itu akan mempengaruhi mahal atau tidaknya harga yang dikeluarkan untuk memiliki rumah. Kondisi ini akan berubah setiap tahun.
dee dee said,
Wrote on October 14, 2008 @ 2:43 pm
Di Jual Tanah dengan spesifikasi sbb:
Luas Tanah : +/- 8.000 m2
Kondisi : Tanah Perkebunan
Lokasi : - Daerah Hambalang - Tajur Kec. Citeureup
- Akses ke Jalan Toll +/- 25 menit, dari
pintu toll Citeureup/Cibinong
- Ke Ramayana Dept. +/- 20 Menit
- Daerah masih asri dan sejuk
Harga : Rp. 110.000/ m2 (Negotable - Tanpa perantara)
Bagi anda yang beminat atau butuh info bisa hubungi :
Dian (0817 408445) atau Bpk. Wira (021 875 6491)